SKENARIO RUANG TAHUN 2004-2020

SKENARIO RUANG TAHUN 2004-2020:

· Alternatif – 1: Pengembangan ruang nasional ke depan mengikuti kecenderungan yang berjalan (seperti pada tahapan pemulihan). Kesenjangan diharapkan dapat dipersempit dengan percepatan pembangunan Sumatera dan KTI (terutama KTI) melalui Agrobisnis dan marine-bisnis terpadu sementara Jawa masih menjadi andalan ekonomi nasional, karena secara infrastruktur sudah sangat menunjang sehingga perkembangan industri yang polusi dan tidak hemat ruang hanya dalam intensitasnya berkurang (belum terjadi alokasi)

· Alternatif – 2: Pengembangan ruang nasional ke depan ditandai dengan pengembangan Agrobisnis dan Marine-bisnis terpadu (tanpa kegiatan ekstratif) di KTI, Sumatera dan industri hulu di KTI dan Sumatera, serta industri (hulu-hilir) dan agribisnis terpadu berada di Jawa. Kesenjangan diharapkan dapat dipersempit melalui percepatan agrobisnis dan marine-bisnis di KTI dengan dukungan produk-produk dari industri hulunya. Industri (hulu-hilir) di Jawa tetap menjadi andalan nasional walaupun sering berdampak pada lingkungan dan permukiman.

· Alternatif – 3: Pengembangan ruang nasional ke depan melalui percepatan pengembangan agrobisnis dan marine-bisnis secara terpadu di KTI dan Sumatera sedangkan di Jawa hanya dikembangkan dominasi industri hulu-hilir. Kesenjangan dipersempit dengan memacu secara intensif kegiatan-kegiatan agrobisnis dan marine-bisnis di KTI dan Sumatera. Kelestarian lingkungan di Jawa tetap menjadi perhatian besar dalam alternatif.

· Alternatif – 4: Pengembangan ruang nasional ke depan melalui industrialisasi baik di Jawa (hemat ruang) dan KTI maupun Sumatera (tanpa syarat). Selain itu di KTI Sumatera turut dikembangkan agrobisnis dan marine-bisnis terpadu sesuai potensi. Dengan demikian kesenjangan dipersempit dengan memacu perkembangan KTI dan Sumatera dan memanage perkembangan di Jawa dengan mengorbankan agribisnis yang tidak baik.

· Alternatif -5 : Pengembangan ruang nasional ke depan melalui pengembangan KTI dan Sumatera sesuai potensi kelautan dan pertanian dengan dukungan industri hulu serta pengembangan Jawa dengan industri yang ramah lingkungan dan hemat ruang serta mempertahankan agrobisnis terpadu sesuai dengan kesuburan lahan dan infrastruktur teknis yang tersedia. Kesenjangan dipersempit dengan percepatan pembangunan KTI dan Sumatera secara proporsional sesuai potensi SDA yang dimiliki tanpa mengorbankan lingkungan Jawa dan luar Jawa serta melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat lokal.

PEMILIHAN ALTERNATIF SKENARIO PENGEMBANGAN RUANG NASIONAL 2020

ALTERNATIF

SKENARIO

FAKTOR PENILAI

Menciptakan

Jaringan Global

Identitas

Bangsa

Ekonomi

Kerakyatan

Lingkungan

Pertumbuhan

Pemerataan

Total

Trend/Base-line plus

1

2

2

1

1

1

8

Agrobisnis – Mixed-industry

2

2

3

2

2

2

13

Agrobisnis – Industry

2

2

2

1

2

2

11

Negara Industri

3

1

1

1

3

1

10

Proportional Marineagrobisnis & Manufacturing

3

3

2

3

2

3

16

Keterangan : Pencapaian terhadap Visi Pembangunan Indonesia

3 = Tinggi 2= Sedang 1= Rendah

IMPLIKASI SKENARIO RUANG TAHUN 2020:

  1. Pengembangan industri pengolahan yang didorong ke luar Jawa (Sumatera dan KTI) terutama dalam mendukung pengembangan potensi pertanian dan kelautan; di Jawa diarahkan pada pengembangan industri yang ramah lingkungan, hemat air dan ruang.
  2. Menjaga kemandirian produksi pangan nasional terutama sentra produksi utama di Pulau Jawa dan didukung pula sentra produksi pangan lainnya dari Sumatera dan KTI melalui pola agrobisnis terpadu.
  3. Meningkatkan pengembangan wilayah sesuai potensi dan daya saing kuantitas dan kualitas komoditi unggulan serta mendorong kerjasama antar daerah yang saling menguntungkan dengan memperkuat pusat-pusat pertumbuhan/outlet di KTI yang membentuk jaringan sinergis (managed competition) dengan pusat-pusat pertumbuhan di KBI secara nasional dan ke pasar internasional.
  4. Pengembangan KTI/Sumatera didorong pada peningkatan kualitas pengelolaan SDA (yang tersebar dan pada kluster tertentu) dengan lebih memperhatikan kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat setempat dan budaya lokal.

Sumber:??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: